Setiap orang pasti pernah dihadapkan pada sekumpulan masalah yang mengharuskannya untuk memilih salah satu diantara sekian banyak pilihan sulit. Saya sedang mengalaminya sekarang. Setelah berhenti kerja 4 bulan lalu, kini saya dihadapkan pada masalah baru. Mengajar di bimbel berarti saya baru mulai bekerja mulai dari siang hari setelah anak-anak pulang dari sekolah. Dengan gaji guru yang terbilang rendah untuk ukuran standar kota Medan, saya diharuskan untuk mengajar lebih banyak kelas agar penghasilan saya mencukupi untuk menutupi biaya kuliah dan biaya transport saya sehari-hari. Mengambil jam mengajar yang lebih banyak bukan berarti tidak ada masalah; jadwal mengajar yang tersedia kebetulan sekali bentrok dengan jadwal kuliah saya; hingga saya diharuskan mengambil jam kuliah malam apabila tetap ingin mengajar..alias...pindah kelas!
Waduh, saya benar-benar pusing dibuatnya. Gimana ngga pusing, saya sudah 5 semester bersama teman-teman saya di kelas sore, dan pemikiran untuk pindah kelas benar-benar memberatkan saya. Saya merasa berat harus meninggalkan teman-teman di kelas sore :( apalagi selama ini, dengan berbagai kejadian yang sudah kami lewati, kami sudah sangat kompak dan rasanya sulit jika memikirkan harus berpisah di semester depan. Saya sudah mencoba mengusahakan jam mengajar yang tidak bentrok dengan jadwal kuliah; tapi apa dikata tidak ada lagi pilihan lain selain pindah kelas dan mengambil jam mengajar tersebut..atau...tidak kuliah sama sekali. ><" Sebelumnya saya mengikuti saran teman saya untuk menolak tawaran mengajar tersebut dan mencoba melamar di tempat lain. Sebenarnya pilihan itu tidak terlalu buruk dan akhirnya selama beberapa bulan saya mencoba mengajukan lamaran ke berbagai sekolah. Tapi apa daya hasilnya nihil;kebanyakan saya diterima mengajar di sekolah swasta yang notabene salarynya masih jauh lebih tinggi jika saya mengajar di bimbel, sementara jika ada yang menerima saya menjadi guru bimbel di tempat lain, jam mengajar yang diberikan tetap bentrok dengan jam kuliah sore saya.
Dan kemarin akhirnya surat permintaan mutasi kelas telah saya ajukan. Sebuah keputusan pasti akan membawa konsekuensi, terlepas apakah konsekuensi negatif atau positif yang ditimbulkannya,termasuk soal pindah pindah kelas ini, hehe :) tapi apapun itu, tetap jia you! :D :) bye TI A 11, i’ll miss u all....
No comments:
Post a Comment